nusabali

Depresi, Pekak Gantung Diri di Kamar Mandi

  • www.nusabali.com-depresi-pekak-gantung-diri-di-kamar-mandi

Diduga depresi lantaran menderita penyakit jantung dan paru-paru menahun, seorang Pekak (kakek) I Made Sari, 62, nekat mengakhiri hidupnya. 

GIANYAR, NusaBali
Korban Made Sari bunuh diri dengan cara gantung diri di kamar mandi rumahnya, Banjar Perean, Desa Pupuan, Tegallalang,  Kamis (13/7) kemarin.

Informasi yang dihimpun, Kamis kemarin sekitar pukul 13.30 Wita istri korban Ni Nyoman Cenik, 61, datang dari kebun belakang rumahnya. Karena tidak melihat keberadaan suaminya,  Cenik lalu mencari korban di seputaran rumah sambil memanggil-manggil nama korban. Namun tidak ada jawaban. Kemudian saksi mencari ke belakang rumah dan melihat sandal korban berada di depan pintu kamar mandi. Melihat itu, Cenik pun langsung membuka pintu kamar mandi yang tidak terkunci. Betapa kagetnya dia saat melihat korban dalam keadaan tergantung di kayu kerangka atap kamar mandi. Nyoman Cenik langsung berteriak histeris dan memanggil anaknya yang saat itu berada di dalam kamar.

Mendengar teriakan ibunya sang anak, I Wayan Sumadi, 30, langsung menuju kamar mandi. Keduanya melihat korban tergantung menggunakan selendang dengan posisi menghadap ke timur. Sumadi lalu memanggil pamannya I Ketut Sambi, 72, untuk membantu menurunkan tubuh korban.

Dalam kondisi panik, ketiganya pun bergegas meminta bantuan kepada tetangga untuk membantu menurunkan tubuh korban. Korban diturunkan dengan cara memotong simpul selendang yang ada di kayu rangka atap kamar mandi tersebut, lalu korban dibawa ke dalam kamar. Kejadian gantung diri inipun dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Tegallalang.

Kapolsek Tegalalang, AKP Nyoman Merta Kariana dikonfirmasi, Kamis kemarin mengatakan terhadap jasad korban sudah dilakukan pemeriksaan medis oleh dr I Wayan Putu Parwata dari Puskesmas Tegallalang II. "Hasil pemeriksaan dokter, tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan, ditemukan tanda-tanda meninggal gantung diri seperti lidah menjulur tergigit, alat kelamin mengeluarkan sperma, dubur mengeluarkan kotoran," jelasnya. Perkiraan motif korban melakukan bunuh diri karena sudah lama menderita penyakit jantung dan paru-paru. *nvi

Komentar