nusabali

2 Terduga Teroris Diamankan di Banyuwangi

  • www.nusabali.com-2-terduga-teroris-diamankan-di-banyuwangi

Ada tambahan 6 personel Brimob bersenjata lengkap, khusus ditugaskan mengawal para anggota yang melakukan pemeriksaan penumpang kapal.

Gilimanuk Diperketat, Brimob Kawal Petugas di Pos Pemeriksaan  


NEGARA, NusaBali
Penangkapan terhadap dua orang terduga teroris oleh Polsek Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, ketika hendak menumpang beristirahat di Musholla Polsek Glenmore, Selasa (3/7), diantisipasi jajaran Polres Jembrana dengan memaksimalkan pengamanan di pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk. Apalagi informasinya, dua terduga teroris ini kedapatan membawa sejumlah senjata tajam dan mengaku hendak menuju Pulau Bali.

Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol Mahfud Didik Wiratmoko, Rabu (5/7) mengakui telah mendengar informasi tersebut. Menurutnya, sesuai hasil koordinasi dengan pihak Polsek Glenmore, Banyuwangi, belum dapat dipastikan apakah kedua orang yang diamankan itu merupakan teroris atau bukan. Begitu juga mengenai informasi tujuan hendak masuk Bali, katanya masih kemungkinan.

“Masih fifty-fifty. Yang jelas sesuai hasil koordinasi kami, mereka didapatkan membawa sejumlah senjata tajam ketika digeledah. Dan salah satu di antara pelaku kelahiran Denpasar, tetapi tinggal di Sidoarjo,” ujarnya. Walau demikian, peningkatan kewaspadaan sudah langsung dilakukan di pintu masuk Bali bagian barat, yakni Pelabuhan Gilimanuk.

“Operasi Ramadniya 2017 terkait Hari Raya Idul Fitri memang sudah berakhir 4 Juli. Tapi pengamanan dipastikan tetap dilakukan secara ketat,” kata Kompol Mahfud. Pihaknya mengungkapkan efektivitas pemeriksaan dilakukan pada empat pos, yakni Pos pemeriksaan sepeda motor, Pos pemeriksaan kendaraan roda empat pribadi, Pos pemeriksaan angkutan umum berupa bus dan travel, serta Pos pemeriksaan truk. Untuk pemeriksaan di keempat Pos itu, tidak hanya dijaga jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Namun tetap ditempatkan tambahan sebanyak 15 orang personel dari Polres Jembrana.

“Kami tambah 15 personel dari Polres di sana. Sedangkan dari Polsek Gilimanuk ada 35 personel. Personel ini terdiri dari gabungan fungsi, termasuk dari jajaran Buser yang bertugas berkeliling memantau setiap orang yang baru turun dari setiap bongkaran kapal di Gilimanuk,” ujarnya.

Di samping itu, sambungnya, anggota dari Brimob Polda Bali Datesement C Pelopor Gilimanuk, yang biasanya hanya ditempatkan 4 personel untuk menjaga pemeriksaan di gate detector para pejalan kaki termasuk para penumpang kendaraan umum, telah ditambah menjadi 10 personel. Tambahan 6 personel Brimob ini mengenakan seragam lengkap termasuk bersenjata lengkap itu, khusus ditugaskan mengawal para anggota yang melakukan pemeriksaan.

“Tetap ada sistem melindungi anggota. Dari 10 personel Polres yang ditugaskan di sana, disiagakan dengan membawa senjata laras panjang, dan masing-masing Buser giliran piket juga membawa senjata,” katanya.

Sementara mengenai alat pemeriksaan, katanya, ada 2 metal detector, 1 mirror, dan disiagakan 2 ekor anjing pelacak dari Unit K-9. Yang mana, menurutnya, 2 ekor anjing pelacak tersebut, dibagi piket menjadi dua shift, dan diterjunkan ketika waktu tertentu saja, mengigat perlu diistirahatkan.

Untuk diketahui, informasi masuk kepada jajaran Kepolisian jika, Selasa (4/7) sekitar pukul 03.30 WIB, Polsek Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, telah mengamankan dua orang terduga kelompok ISIS. Keduanya itu, yakni Aji Muhammad I Gusti Ngurah Rai, 53, pria kelahiran Denpasar dan tinggal di Dusun Losari RT 005/RW 003, Desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo, serta Sutari, 37, asal Dusun Pakel RT 001/RW 002, Desa Nglutung Kecamatan Sendang, Tulungagung.

Mereka yang hendak menumpang istirahat di Mushola Polsek Glenmore saat digeledah di dalam ranselnya, ditemukan berisi 1 buah sangkur komando, 1 buah golok, 1 buah pisau, 1 buah piau buatan dari kunci baut, 1 buah besi menyerupai paku, 1korek api berbentuk senjata api lengkap dengan sarungnya, 1 kunci T, dan 1 kotak petasan. Dalam informasi tersebut, kedua terduga teroris yang berboncengan membawa sepeda motor ketika hendak menginap di Mushola Polsek Glenmore itu, disebutkan hendak menuju Bali. *ode

Komentar