nusabali

Muspa di Jalan, Lalu Telanjang, Pria Stres Diamankan

  • www.nusabali.com-muspa-di-jalan-lalu-telanjang-pria-stres-diamankan

Seorang pria bertato yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, sempat bikin heboh warga Kota Singaraja, Buleleng, Senin (12/6).

SINGARAJA, NusaBali
Pasalnya, penderita gangguan jiwa yang diketahuo bernama Jro Wayan Sub, usia sekitar 35 tahun, sempat muspa puyung di badan Jalan Surapati Singaraja. Bukan hanya itu, pria bertato asal kawasan pegunungan Kecamatan Kintamani, Bangli ini juga sempat bikin ulah te-lanjang sambil menjarah sebuah minimarket.

Heboh berawal ketika Jro Wayan Sub mendadak ngebatang tikeh (menggelar tikar) di tengah Jalan Surapati Singaraja, tepatnya di depan Clandys kawasan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Pria bertato yang hanya mengenakan sarung dan bertelanjang dada ini membawa sebuah tong sampah.

Sebelum menggelar tikar, Jro Wayan Sub lebih dulu membersihkan jalan aspal tempatnya ngebatang tikeh dengan sapu lidi. Dia menghalau mobil-mobil dan kendaraan roda dua yang tengah melaju di Jalur Utama Singaraja-Amlapura tersebut. Nah, setelah menggelar tikar, Jro Wayan Sub kemudian duduk bersila dan mencakupkan kedua tangan, layaknya umat yang sedang sembahyang muspa puyung (tanpa bunga).

Karena kelakuannya yang tidak lazim dan mengganggu arus lalulintas, Jro Wayan Sub kemudian diamankan petugas Unit Lantas Polsek Kota Singaraja. Setelah diamankan, Jro Wayan Sub kembali berontak saat ditempatkan di sel tahanan. Karena berontak, pria bertato yang disebut-sebut asal Desa Segahan, Kecamatan Kintamani, Bangli ini pun dikeluarkan polisi dari dalam sel. Jro Wayan Sub lantas dibiarkan ti-nggal di luar sel. Namun, Jro Wayan Sub malah kabur dari Polsek Kota Singaraja, lalu berjalan menuju arah timur. Kemudian, dia masuk ke minimarket Kanaya yang berada di wilayah Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Selain mengambil sejumlah makanan tanpa membayar, pramuniaga yang bertuas di minimarket Kanaya malam itu pun dibuat ketakutan oleh Jro Wayan Sub. Pasalnya, pria stres ini masuk minimarket dalam kondisi telanjang bulat, sembari melontarkan kata-kata yang tidak jelas.

Bukan hanya itu, ada juga laporan dari warga bahwa Jro Wayan Sub sempat melempar batu ke pengemudi mobil di jalannan. Karena warga merasa resah dengan kehadiran Jro Wayan Sub, akhirnya pria bertato ini diamankan ke Mapolsek Sawan. Namun, yang bersangkutan kembali ngamuk di Mapolsek Sawan, bahkan merusak sel tahanan.

Kapolsek Sawan, AKP I Made Derawi, mengatakan pihaknya sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Buleleng dan Dinas Kesehatan Buleleng, untuk menangani lebih lanjut pria bertato yang menderita gangguan jiwa ini. Akhirnya, Selasa (13/6) pagi sekitar pukul 10.00 Wita, Jro Wayan Sub diantar ke RSJ Bangli dengan menggunakan ambulans.

Sebelum dibawa ke RSJ Bangli, yang bersangkutan sempat diberikan obat penenang oleh petugas Dinas Kesehatan Buleleng, agar tidak berontak lagi ketika berada di dalam mobil ambulans. “Kami amankan yang bersangkutan (Jro Wayan Sub) karena meresahkan warga. Tadi pagi (kemrin) dia sudah diantar Dinas Sosial ke RSJ Bangli, karena kami kesulitan menghubungi keluarganya,” ujar Kapolsek Made Derawi saat dikonfirmasi NusaBali, Selasa kemarin.

Sementara itu, menurut penuturan warga, Jro Wayan Sub diketahui sejak beberapa lama sering terlihat mondar-mandir tidak jelas di sekitar Jalan Surapati Singaraja. Ada warga yang menyebut Jro Wayan Sub mulai mengalami gangguan jiwa setelah uangnya habis karena metajen (judi sabung ayam). *k23

Komentar