nusabali

Bonus Atlet Bangli Porprov Masuk APBD Perubahan

  • www.nusabali.com-bonus-atlet-bangli-porprov-masuk-apbd-perubahan

BANGLI, NusaBali - Saat atlet daerah lain telah menerima bonus, atlet Bangli masih harus menunggu dan terus diberi janji KONI setempat. Padahal, Porprov Bali XV/2022  telah selesai November tahun lalu. 

Menurut Ketua KONI Bangli I Wayan Diar, bonus atlet peraih medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2022 dirancang lebih besar dari bonus sebelumnya. Bonus tersebut dianggarkan pada APBD Perubahan 2023. 

Kontingen Bangli mengikuti 24 cabang olah raga (cabor) dari 43  cabor yang dipertandingkan. Bangli berkekuatan 193 atlet dan pelatih 55 orang serta dibantu  kepanitian 33 orang.  Kontingen Bangli ada di posisi ke delapan dam aik peringkat, usai sebelumnya menjadi juru kunci. 

Wayan Diar mengatakan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap para atlet berprestasi atau meraih medali  pemerintah menyediakan  bonus. Adapun asumsi besaran bonus paling tidak, sama dengan tahun sebelumnya.

"Rancangan besaran bonus melihat juga perbandingan dengan kabupaten lain yang sejajar kemampuan keuangan sama dengan Bangli, semisal Klungkung atau Karangasem," Wajan Diar, Sabtu (1/4).

Disebutkan jika, bonus dianggarkan pada APBD perubahan. "Paling lambat bulan Oktober atau November bonus sudah  cair,”  ujar Diar. 

Sementara secara rerpisah, Sekretaris  KONI Bangli, Achmad Agus Tahar mengatakan, dalam Porprov 2022 Bangli meraih 15 medali emas dan 16 perak serta 48 perunggu. 

"Raihan medali tersebut memposisikan Bangli di peringkat ke delapan," ungkap Agus Tahar. 

Terkait bonus, pihaknya menyebutkan bahwa berkaca besaran bonus pada Poroprov Tahun 2019 memang terkesan jomplang  yakni untuk peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp 45 juta dan perak sebesar Rp 15 juta serta perunggu Rp 7,5 juta.

Kemudian dalam draf rancangan yang nantinya akan diajukan ada perubahan besaran bonus. Bahwa nilai bonus tidak terlalu terpaut jauh.

 "Rancangan bahwa nilai bonus tidak terpaut jauh. Akan ada perbedaan dari sebelumnya," kata Agus Tahar. 7esa.

Komentar