nusabali

Wajah Baru! Spot Tulisan Pantai Jerman Makin Elok

  • www.nusabali.com-wajah-baru-spot-tulisan-pantai-jerman-makin-elok

MANGUPURA, NusaBali.com – Spot tulisan Pantai Jerman yang sempat roboh akibat diterpa angin barat beberapa waktu lalu, akhirnya rampung. Pengerjaan yang hampir memakan waktu satu bulan lamanya, membuat suasana di Panti Jerman lebih segar.

Kelian Banjar Segara, Desa Adat Kuta, I Ketut Werka menerangkan sebelumnya spot tulisan Pantai Jerman hanya menggunakan plat besi, kini ditambahi dengan dinding tembok di belakang huruf-hurufnya. Ia membeberkan, perubahan dari desain tulisan Pantai Jerman merupakan hak penuh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang mana di luar dari kewenangan pengelola Pantai Jerman.

“Artinya desain dahulu yang hanya huruf saja, saat ini ada background berupa tembok untuk menopang huruf yang dibuat. Sehingga kelihatan lebih kokoh dan lebih kuat,” terang Werka saat ditemui di Pantai Jerman, Badung, Bali pada Kamis (30/3/2023) siang.

Tulisan Pantai Jerman yang dikatakannya rampung sebelum Hari Raya Nyepi tersebut, tidak mempengaruhi estetika spot tulisan Pantai Jerman. Werka menerangkan dari segi penampilan cukup lumayan bagus, sehingga para wisatawan yang berkunjung dapat mengabadikan momennya ketika melipir ke salah satu pantai berpasir putih itu.

“Spot baru ini belum terlalu banyak yang tahu kalau spot tulisannya berubah, karena selama ini fokus dari pengunjung hanya ke patung Triratna Amreta Bhuwana,” terangnya.

Walaupun soal dana yang dikeluarkan untuk membenahi spot tulisan Pantai Jerman ini tidak ia ketahui, namun pihaknya memiliki kewenangan untuk menjaga dan memelihara spot tulisan Pantai Jerman yang baru. Selain penataan spot tulisan Pantai Jerman, Werka menambahkan ke depan pihaknya akan terus berinovasi untuk mempercantik Pantai Jerman.

“Yang menjadi fokus kami ke depan yaitu penataan lingkungan kami, terutama kebersihan. Jadi dari sana kami baru akan mulai lagi spot yang lain sebagai daya tarik obyek wisata Pantai Jerman,” imbuhnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Ida Bagus Surya Suamba menerangkan perubahan desain dan material spot tulisan Pantai Jerman dilakukan karena kondisi cuaca di pesisir laut yang rawan korosi. Sehingga dalam pemeliharan ini, bahan-bahan yang digunakan antara lain yaitu batako, beton, dan akrilik.

“Perubahan desain dan material terkait kondisi cuaca di pesisir laut yang rawan korosi,” terangnya saat dikonfirmasi Kamis sore.

Dilihat dari pantauan NusaBali.com, spot tulisan Pantai Jerman itu diletakkan persis menghadap timur membelakangi pesisir Pantai Jerman, yang mana huruf-huruf tersebut dipasang pada masing-masing bidang tembok yang sudah berdiri tegak. *ris


Komentar