nusabali

Muncul Ormas Berkarya

Dipimpin Mantan Sekjen Partai Berkarya

  • www.nusabali.com-muncul-ormas-berkarya

JAKARTA,NusaBali
Organisasi masyarakat (Ormas) Perkumpulan Berkarya Indonesia muncul usai Partai Berkarya gagal menjadi peserta Pemilu 2024.

Ormas Berkarya ini dipimpin oleh mantan Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang. Ini ormas dan sekarang di bawah payung UU Perkumpulan. Jadi bukan partai politik. Jadi walau orangnya sama, namanya sama, saya kira arah visi misi sesuai pertanyaan tadi agak jauh beda,” kata Andi saat konferensi pers di Grand Sahid Jaya Hotel, Sudirman, Jakarta Pusat, seperti dilansir detikcom, Kamis (16/2/2023).

Dalam konferensi pers itu, Andi didampingi beberapa Sekretaris Jenderal Suptiyanto, Bendahara Umum Edy Pranajaya serta beberapa Wakil Ketua Umum, Ketua, Wakil Sekretaris Jenderal, Wakil Bendahara Umum. Dalam pemaparannya, Andi menyebut bahwa ormas ini telah terbentuk sejak 2018 dan terdaftar di Kemenkumham RI nomor: AHU-0013625. AH. 01.07.Tahun 2018.

Andi mengatakan anggota Ormas Berkarya saat ini tersebar di beberapa provinsi, bahkan 140 orang di antaranya menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dia pun mengungkap alasan mengaktifkan kembali ormas yang telah terbentuk sejak 2018 ini.

“Kita yang sudah berkumpul di ormas berkarya ini yang dibentuk dan diakui tahun 2018 sebelum pemilu 2019 alhasil kita bisa menjadi peserta Pemilu 2019 dan menghasilkan anggota DPRD dari berkarya 140 orang di seluruh Indonesia. Kurang lebih di 22 provinsi,” jelasnya.

Andi mengaku tak akan memaksa sikap politik kader Perkumpulan Berkarya Indonesia pada 2024 mendatang. Dia mempersilakan para anggota ormas beralih ke parpol yang lolos sebagai peserta Pemilu 2024 mendatang. Mengingat, di 2024 ormas ini tak lagi berafiliasi ke Partai Berkarya.

“Saya kira di forum dengan teman-teman daerah lewat zoom sudah kita sepakati bahwa kita memberi kebebasan kepada semua teman-teman yang ada untuk memilih salah satu dari 18 partai nasional peserta pemilu 2024. Baik itu partai parlemen, non parlemen maupun partai yang baru saja diumumkan sebagai peserta pemilu 2024 oleh KPU,” ujar Andi.

Dia mengakui banyak anggotanya yang menginginkan agar ormas menjadi partai pada Pemilu 2029 mendatang. Andi menyebut sejak awal, ormas ini terbentuk dari roh Partai Berkarya. “Namun internal kita karena ada dinamika, akhirnya ormas ini kita tarik keluar karena tak lolos Pemilu 2024. Akhirnya kita jadi perkumpulan ormas mengumpulkan teman-teman satu misi untuk menyelamatkan modal yang telah kita bangun sama-sama sejak 2016, pada saat Partai Berkarya ini di deklarasikan di tempat ini juga kurang lebih 7 tahun lalu,” jelasnya. *

Komentar