nusabali

Giri Prasta Kukuhkan Pengurus MGPSSR Kuta Utara

  • www.nusabali.com-giri-prasta-kukuhkan-pengurus-mgpssr-kuta-utara

BUPATI Nyoman Gri Prasta selaku Ketua Umum Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Badung, mengukuhkan pengurus MGPSSR di Kecamtana Kuta Utara periode 2017-2022, Minggu (28/5).

Harapkan Tetap Menjaga Persaudaraan Antar–Sameton

MANGUPURA, NusaBali
Yang dikukuhkan mulai dari pengurus tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan. Acara pengukuhan dihadiri Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Prawata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Camat Kuta Utara AA Putu Yuyun Hanura Eny, PHDI Badung, tokoh masyarakat di Kuta Utara serta ribuan pratisentana MGPSSR Kabupaten Badung.

Bupati Giri Prasta usai melakukan pengukuhan mengungkapkan, seluruh pasametonan MGPSSR di Badung khususnya pasametonan di Kuta Utara agar tetap menjaga kerukunan paiketan. “Harapan saya pasametonan ini bisa menjadi contoh. Kami bercita-cita pasametonan bisa berkolaborasi membangun Badung dengan pasametonan lainnya dan jangan menganggap diri paling bisa. Kami ingin sameton Pasek juga introspeksi diri,” ujarnya.

Pihaknya juga mengharapkan para pengurus bisa melakukan pendataan anggota serta berapa jumlah pura dadia yang ada agar nantinya pasametonan bisa saling membantu. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Bendesa Adat Dalung, karena telah memberikan tempat untuk pelaksanaan pengukuhan pengurus di sini. Nanti pada tahun 2018, kita akan perbaiki  wantilan pura ini dengan anggaran sekitar Rp 3,8 miliar,” tuturnya.

Ketua Panitia Pengukuhan MGPSSR Kuta Utara Jro Made Mangku Parmita mengungkapkan, pengukuhan pengurus MGPSSR ini diikuti oleh sekitar seribu lebih pasametonan pasek yang berada di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Pengurus yang dikukuhkan terdiri dari pengurus di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod, Desa Tibubeneng, Desa Canggu, Desa Dalung, dan Desa Adat Padang Luwih.

“Biaya untuk kegiatan ini bersumber dari uang kas pasametonan MGPSSR Kuta Utara dan sejumlah donatur,” paparnya.

Bupati Giri Prasta memberikan punia sebesar Rp 25 juta, Wabup Suiasa sebesar Rp 10 juta, Sekda Adi Arnawa Rp 10 juta, dan Ketua DPRD Badung memberikan punia sebesar Rp 5 juta yang diterima oleh pihak panitia. *asa

Komentar