nusabali

Musim Panen Manggis, Bali Kirim Puluhan Ton ke China

  • www.nusabali.com-musim-panen-manggis-bali-kirim-puluhan-ton-ke-china

DENPASAR, NusaBali - Sebanyak 53,7 ton manggis kembali dikirim ke Tiongkok atau China. Pengiriman tersebut  setelah sekitar 2 tahun ekspor manggis ke negeri Tiongkok dari Bali, sempat mandeg karena pandemi Covid-19.

Pengiriman atau ekspor manggis ini, menyusul mulainya musim manggis, sejak Desember akhir tahun 2022.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar I Putu Terunanegara, mengatakan ekspor mangggis ke China pada Desember akhir tahun 2022, merupakan awal kembalinya eksistensi ‘si ratu buah’ (manggis) di pasar  internasional, terutama negeri Tirai Bambu itu.

“Hal ini menjadi awal yang bagus bagi kebangkitan ekspor manggis ke China  setelah lama tersendat. Semoga ditahun 2023 ekspor manggis ke China meningkat dan dapat mensejahterakan pertanian hortikultura di Provinsi Bali,” kata Terunanegara, Minggu (1/1).

Dikatakan Terunanegara, manggis  yang diekspor sudah dibersihkan dan dikemas di rumah kemasan, yang teregistrasi oleh General Administration of Customs of China (GACC).

Setelah dinyatakan bersih dan sehat serta tidak ditemukan hama target, maka diterbitkan Phytosanitary Certificate sesuai dengan ketentuan yang ada pada Protokol Ekspor Manggis ke China. Total nilai ekspor Rp 3,3 miliar.  Pengiriman secara bertahap mulai 28 Desember lalu.

“Rata-rata 10 ton per hari, dari  Bandara Ngurah Rai ke Jakarta, baru ke China,” jelas Terunanegara.

Jro Putu Tesan asal  eksportir manggis Bali dari Pupuan, Tabanan mengatakan memang sekarang sudah memasuki musim manggis di Bali.

“Ya, ya ekspor memang sudah mulai (ekspor),” ujar eksportir yang juga Ketua Asosiasi Manggis Bali. Kata Jro Putu Tesan.

“Nggih..nggih sudah mulai ekspor,” ujarnya membenarkan. K17

Komentar