nusabali

Beasiswa Jembrana Kurang Peminat

  • www.nusabali.com-beasiswa-jembrana-kurang-peminat

Dari kuota yang disediakan sebanyak 900 beasiswa, calon penerima atau mahasiswa yang mengajukan hanya ada 725 orang.

NEGARA, NusaBali

Jumlah mahasiswa calon penerima dana penghargaan pemuda berprestasi atau beasiswa Pemkab Jembrana semester II Tahun Anggaran (TA) 2022, dipastikan tidak memenuhi kuota. Dari proses verifikasi administrasi, diketahui hanya ada 725 orang yang lolos sebagai calon penerima. Padahal jumlah kuota penerima beasiswa yang disediakan pada semester II tahun ini, mencapai 900 orang. Artinya kuota sebanyak 175 beasiswa tak termanfaatkan.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Komang Tri Laksamana, Jumat (9/12), mengatakan sebelumnya terdata 773 mahasiswa yang mengikuti pendaftaran beasiswa semester II tahun ini. Namun dari 773 pendaftar itu, diketahui ada 48 orang yang tidak  mengikuti pengumpulan berkas sehingga otomatis dinyatakan gugur.

Sedangkan dari 725 pendaftar yang sudah mengikuti pemberkasan, semuanya dinyatakan lolos verifikasi administrasi. "Yang tidak lolos (verifikasi), karena memang tidak ngumpul berkas. Kalau 725 pendaftar yang sudah ngumpul berkas, semuanya lolos verifikasi," ucap Tri Laksamana.

Mengingat jumlah pendaftar yang lolos verifikasi tidak melebih jumlah kuota penerima,  mereka pun secara otomatis dinyatakan lolos sebagai calon penerima. Sebaliknya ketika melebihi jumlah kuota penerima, barulah dilakukan seleksi dengan perangkingan nilai IPK. "Pencairannya kami rencanakan minggu depan. Rencananya nanti juga akan diserahkan secara simbolis oleh Pak Bupati," ujar Tri Laksmana.

Disinggung mengenai penyebab minimnya pendaftar beasiswa kali ini, Tri Laksmana mengaku, belum mengetahui secara pasti. Namun pihaknya sempat mendengar informasi bahwa saat ini banyak mahasiswa asal Jembrana yang sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN).

"Saya sendiri belum ada konfirmasi langsung ke mahasiswa (terkait penurunan pendaftaran beasiswa semester II tahun 2022). Tetapi dari informasi, banyak mahasiswa kita yang sedang KKN. Sehingga kemungkinan mereka tidak sempat ngurus (berkas)," ucap Tri Laksmana.

Sebelum-sebelumnya, Tri Laksmana menyebutkan, jumlah pendaftar biasanya melebihi kuota. Atas pertimbangan tersebut, kuota penerima beasiswa yang sebelumya dibatasi untuk 800 orang, ditambah menjadi 900 orang pada semester II tahun 2022 ini.

Termasuk dalam rancangan APBD Jembrana TA 2023,  telah disediakan kuota beasiswa untuk 1.700 penerima. Di mana pada semeter I dan semester II tahun 2023 nanti, masing-masing akan disediakan kuota sebanyak 850 penerima. "Biasanya jumlah pendaftaran di atas 800. Bahkan bisa sampai 1.000 orang," ucap Tri Laksmana.

Tri Laksmana mengatakan, dalam mempermudah akses program beasiswa ini, diberlakukan sistem pendaftaran secara online. Begitu juga dari dinas berusaha melakukan sosialiasi program beasiswa bagi mahasiswa asal Jembrana ini ke sejumlah kampus yang ada di luar daerah.

Teranyar, pihaknya melakukan penjajakan langsung ke Universitas Negeri Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang di Malang, Jawa Timur, Kamis (8/12). Penjajakan itu pun untuk berkomunikasi langsung dengan Rektor agar bisa mempermudah proses administrasi keperluan syarat mahasiswa asal Jembrana yang hendak mencari beasiswa dari Pemkab Jembrana.

"Ada sekitar 45 mahasiswa kita (Jembrana) kuliah di sana. Sebenarnya kita sudah sempat berusaha bersurat. Tetapi masih dipersulit. Makanya kita berusaha bertatap muka. Setelah ketemu Rektor di sana, semuanya baik, siap membantu," pungkas Tri Laksamana. *ode

Komentar