nusabali

Jurus Sakti Pemkab Badung Manfaatkan Momen Road to Hakordia Demi UMKM

  • www.nusabali.com-jurus-sakti-pemkab-badung-manfaatkan-momen-road-to-hakordia-demi-umkm
  • www.nusabali.com-jurus-sakti-pemkab-badung-manfaatkan-momen-road-to-hakordia-demi-umkm
  • www.nusabali.com-jurus-sakti-pemkab-badung-manfaatkan-momen-road-to-hakordia-demi-umkm
  • www.nusabali.com-jurus-sakti-pemkab-badung-manfaatkan-momen-road-to-hakordia-demi-umkm

MANGUPURA, NusaBali.com – Perhelatan Road to Hari Antikorupsi Sedunia untuk Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK RI di Kabupaten Badung tidak disia-siakan oleh jajaran Pemkab Badung.

Acara yang bersifat regional Indonesia timur yang mencakup wilayah Provinsi Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat tersebut dihadiri oleh jajaran dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi di tujuh wilayah tersebut. Diperkirakan ribuan anggota rombongan dari Direktorat Korsup Wilayah V ini hadir langsung di Badung.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Badung memanfaatkan momen dengan menggelar side event khusus untuk mempromosikan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil karya warga kabupaten berlambang keris. Sedikitnya ada 60 UMKM dari sektor pertanian, kuliner, dan kriya meramaikan halaman tepi selatan area Balai Budaya Giri Nata Mandala, tempat pelaksanaan Road to Hakordia tahun 2022.

“Dalam rangka Hakordia yang kebetulan dilaksanakan di Kabupaten Badung, kami juga merangkaikan kegiatan dengan side event yang melibatkan UMKM,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa di sela-sela meninjau pelaksanaan side event tersebut, Jumat (25/11/2022) pagi.

Kiat memanfaatkan momen Hakordia ini didukung oleh dua instansi di lingkungan Pemkab Badung. Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) hadir dengan program Bung Romi (Badung Promo Tani) yang melibatkan 40 UMKM sektor pertanian. Kemudian, ada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop UKMP) melalui program Jumat Ceria Bersama UMKM Badung dengan 20 UMKM dari berbagai sektor, didominasi kuliner dan kriya.


Foto: Sekda Adi Arnawa mencoba produk salah satu pelaku UMKM didampingi Kadisperpa Badung I Wayan Wijana (kiri) dan Kadiskop UKMP Badung I Made Widiana. -IST

Menurut Kepala Disperpa Badung I Wayan Wijana, program Bung Romi sendiri dirintis pada tahun 2020 berdasarkan aspirasi para petani yang sulit memeroleh akses pemasaran. Sejak saat itu, Bung Romi rutin digelar dua kali setiap tahun. Wijana pun tidak menampik bahwa pihaknya sengaja memanfaatkan momen Road to Hakordia ini sebagai ajang promosi produk pertanian Badung.

“Kami memang mengadakan Bung Romi ini setiap tahun. Mengingat tahun ini ada Hakordia, kami manfaatkan acara ini agar produk olahan hasil pertanian kita bisa dikenal oleh masyarakat luas,” kata Wijana, dihubungi Jumat siang.

Sementara itu, program Jumat Ceria Bersama UMKM baru pertama kali diadakan oleh Diskop UKMP yang juga memanfaatkan jalur promosi dan pembukaan pasar baru dari para anggota rombongan Road to Hakordia. Menurut Kepala Bidang UMKM dan Kewirausahaan Diskop UKMP Badung I Made Wirya Santosa, sejumlah 20 UMKM binaan yang terlibat tersebut, termasuk binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Badung.

“Jumat Ceria Bersama UMKM Badung ini baru pertama kali diadakan dan berbarengan dengan Badung Promo Tani dari Disperpa dan Hakordia. Rencananya, acara ini akan kami laksanakan sekali setiap bulan,” ungkap Wirya Santosa ketika dihubungi Jumat siang.

Selain menarik minat anggota rombongan Hakordia yang terlihat mencoba berbagai produk UMKM Badung tersebut, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung juga ikut menyerbu. Para ASN ini memang sengaja dikerahkan untuk melakukan Senam Integritas yang baru diluncurkan kemarin, Kamis (24/11/2022) pada pembukaan Road to Hakordia.

Setelah senam bersama di lapangan tepi utara Balai Budaya Giri Nata Mandala, ASN kemudian diarahkan untuk mengunjungi dan mendukung stand yang menjajakan produk-produk UMKM karya warga Badung tersebut.

“Dari hasil bercengkerama dengan beberapa pelaku UMKM tadi, mereka sangat mengapresiasi dan mendukung acara seperti ini dapat dilanjutkan,” tutur Sekda Adi Arnawa usai mengunjungi beberapa stand.

Selain sebagai ajang promosi, Adi Arnawa berharap kegiatan side event Road to Hakordia ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM di Badung. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga dapat ditingkatkan terutama dari kalangan ASN Kabupaten Badung. *rat

Komentar