nusabali

Panglima TNI Pastikan Kawasan Tahura Steril

  • www.nusabali.com-panglima-tni-pastikan-kawasan-tahura-steril
  • www.nusabali.com-panglima-tni-pastikan-kawasan-tahura-steril
  • www.nusabali.com-panglima-tni-pastikan-kawasan-tahura-steril
  • www.nusabali.com-panglima-tni-pastikan-kawasan-tahura-steril

DENPASAR, NusaBali - Usai meninjau venue objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park pada Jumat (11/11) siang, panglima TNI, jenderal TNI Andika Perkasa didampingi para Dansatgas dan pejabat terkait yang terlibat dalam Konferensi Tingkat Tinggi Grouping of Twenty (KTT G20) mengecek sterilisasi Venue Kawasan Tahura Mangrove Ngurah Rai, Areal Pura Candi Narmada, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Sebagai ujung tombak dalam sektor keamanan pada pelaksanaan Presidensi KTT G20, Satgas Pengamanan Wilayah yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto harus dapat menjamin seluruh keamanan kewilayahan pada tiap venue dengan mengoptimalkan seluruh personelnya yang berada di pengamanan rute, obyek, maupun penginapan.

Panglima TNI didampingi Pangdam IX/Udayana melakukan pengecekan kesiapan personel Satgas maupun kesiapan materiil yang digunakan dalam pengamanan para tamu VVIP peserta KTT G20. Selain itu, Panglima TNI juga meninjau kesiapan personel Satgas Pengamanan yang telah memasuki kedudukan mulai dari ring 3 hingga ring 1 pengamanan di Tahura.

Dalam kesempatan itu, Pangdam meyakinkan seluruh pasukan telah mengenal dan menguasai medan di titik masing-masing, khususnya ketika ada dinamika saat kegiatan berlangsung. Hal ini mengingat kawasan Tahura ini minim daratan dan dekat dengan perairan, sehingga seluruhnya harus siap dan tidak ada yang meninggalkan kedudukannya masing-masing hingga seluruh kegiatan G20 selesai. "Semua personel sudah menempati posisi masing-masing dan sudah memahami tugas," tegas Pangdam. 

Untuk diketahui, pemerintah juga mengagendakan penanaman pohon bakau oleh kepala negara maupun delegasi yang hadir pertemuan puncak KTT G20 pada 15-16 nanti. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menekankan pentingnya penanganan krisis iklim. Salah satu tema yang dipilih adalah transisi energi, termasuk soal lingkungan hidup.

Sebagai salah satu negara dengan hutan mangrove terbesar, diharapkan agenda ini bisa menginspirasi dunia. Panitiapun sudah menyiapkan bangunan kayu berbentuk elips tempat para pemimpin G20 menanam mangrove "Rhizhopora Apiculata", serta juga menyediakan puluhan lubang tanam yang akan dimasukkan bibit mangrove Rhizopora mucronata oleh para tamu VVIP peserta KTT G20. pol

Komentar