nusabali

Perangkat Desa se-Jembrana Dilatih Kepemimpinan

  • www.nusabali.com-perangkat-desa-se-jembrana-dilatih-kepemimpinan

NEGARA, NusaBali
Pemkab Jembrana menggelar pelatihan tentang kepemimpinan dan organisasi desa kepada para perangkat desa se-Kabupaten Jembrana.

Pelatihan dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar ini dilaksanakan di Bedugul, Tabanan, 4-5 November.

Dalam kesempatan membuka pelatihan tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan,  kegiatan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para perangkat desa dalam kepemimpinan di tingkat Pemerintah Desa. Di samping itu, melatih kerjasama para perangkat desa untuk mengatasi masalah dan mengambil kebijakan untuk kepentingan masyarakat.

"Edukasi dan pelatihan bagi perangkat desa ini, agar bisa bekerja lebih produktif. Di samping itu juga ada aspek pengembangan serta mengasah karakteristik leadership dan melatih teamwork dalam menyelesaikan setiap kegiatan dan persoalan yang terjadi," ujar Bupati Tamba.

Bupati Tamba mengatakan, Pemerintah Desa adalah perpanjangan tangan Pemkab dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, dirinya berharap para perangkat desa se-Jembrana bisa mengimplementasikan kebijakan dan program Pemkab Jembrana untuk mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia.

"Untuk itu perangkat desa dituntut untuk bisa meningkat kapasitas dan kapabilitas. Sehingga bisa lebih baik dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat. Terlebih dalam mewujudkan Jembrana Emas Tahun 2026," ujar bupati asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara ini.

Di samping itu, Bupati Tamba berharap agar perangkat desa mampu menjadikan desa yang maju dan mandiri. Tentunya dengan tetap mematuhi aturan sesuai dengan tugas dan fungsi (tupoksi) masing-masing. "Perangkat desa agar tetap kompak dan fokus dalam memberikan pelayanan masyarakat dan ikut mendukung program Pemerintah Kabupaten. Serta semua komponen yang ada di desa bisa bersinergi dalam mendorong kemajuan desa dengan menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing," ucap Bupati Tamba.

Sementara Kepala Pusat Studi Undiknas Denpasar, Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda mengatakan, pelatihan kepemimpinan sangatlah penting dalam pelaksanaan pemerintahan. Agar program pemerintah dapat berjalan dengan selaras dari pimpinan tertinggi hingga ke pelaksana terbawah.

Kepemimpinan itu sebagai modal utama untuk bagaimana kita menerjemahkan apa yang menjadi harapan bapak Bupati. Untuk bisa mencapai sepakat di intern tim," ujar Tini Rusmini.

Menurut Tini Rusmini, dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan setiap peserta mampu menguasai berbagai keterampilan yang dia sebut dengan istilah ‘5 O’. O yang pertama itu, kata Tini Rumini, adalah otak. Bagaimana menggunakan otak untuk membuat konsep menerjemahkan apa yang menjadi visi dan misi bupati untuk di lingkungan intern desa masing-masing.

Kemudian O yang kedua, sambung Tini Rusmini, adalah otot, dengan makna semangat dalam mengeksekusi program-program yang telah direncanakan. "O yang ketiga adalah omong. Jadi omongkan visi-misi di daerah masing-masing seusai dengan kompetensi masyarakat. O yang keempat adalah orang. Jadi harus memiliki orang, memiliki sinergi dan kolaborasi. O yang terakhir adalah ongkos. Ongkos tidak hanya uang. Tetapi sinergi dari otak, otot, omong dan orang," urai Tini Rusmini. *ode

Komentar