nusabali

Jelang KTT G20, Beutifikasi dan Perbaikan Jalan Dikebut

  • www.nusabali.com-jelang-ktt-g20-beutifikasi-dan-perbaikan-jalan-dikebut

MANGUPURA, NusaBali
Sejumlah persiapan terus dilakukan dalam menyambut perhelatan KTT G20 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan pada November mendatang.

Penataan landscape dan perbaikan jalan, termasuk beautifikasi di sepanjang jalan yang akan dilalui delegasi saat ini dikebut. Ditargetkan penataan rampung pada pertengahan Oktober atau sebulan sebelum kegian dimulai.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Bali I Nyoman Yasmara, mengatakan sejumlah perbaikan dan beautifikasi sepanjang jalan yang akan dilalui delegasi kini telah mendekati rampung. Dari total dua paket pekerjaan yang telah berjalan, yakni preservasi jalan atau perbaikan dan penataan landscape, progresnya sudah mencapai 83 persen.

Untuk perbaikan jalan di Simpang Pesanggaran, Jimbaran, Nusa Dua, termasuk landscapenya kini sudah mencapai 75 persen. Adapun pengerjaan meliputi pekerjaan pengaspalan overlay sepanjang 42 kilometer, pekerjaan pedestrian berupa penggantian paving di trotoar. “Kalau pengaspalan dan trotoar akhir September ini kita sudah rampung kerjakan semuanya,” kata Yasmara, Rabu (7/9).

Sedangkan untuk pekerjaan penataan di Bundaran Simpang Tugu Ngurah Rai, progresnya sudah mencapai 98 persen, yang masih menunggu yakni untuk lighting. Begipun penataan di Simpang Dewa Ruci, tinggal penyelesaian untuk lighting. Untuk dua pengerjaan ini juga ditarget rampung September ini.

“Untuk di kawasan GWK, berkaitan pekerjaan pengaspalan area parkir dan pelebaran di jalan lingkar timur, ditarget rampung 15 Oktober mendatang,” jelas Yasmara.

Di sisi lain, untuk pelebaran di Jalan Terompong, atau Nusa Dua Selatan, Simpang Siligita - Peminge masih berproses untuk pengaspalan. Menurut Yasmara, pengaspalan belum bisa dilakukan karena masih ada koordinasi dengan pihak pemilik utilitas. Lantaran di lokasi masih ada utilitas fiber optik milik provider internet yang belum dipindahkan. Terkait kendala ini, Yasmara mengaku perlu dilakukan koordinasi lebih intens dengan pemilik utilitas. “Untuk kabel yang berada di atas tiang, nanti seluruhnya akan masuk ke bawah masuk ke ducting. Kalau yang dimiliki PLN memang sudah rampung semua. Tinggal kabel fiber optik dipercepat,” ucapnya.

Apabila seluruh kabel telah dipindah ke bawah, selanjutnya akan dilakukan pembongkaran tiang-tiang yang masih berdiri di pedestrian. Lantara dalam pelebaran jalan ini, juga dibuatkan pedestrian untuk pejalan kaki. Dia juga memastikan secara keseluruhan ditarget rampung pada 15 Oktober mendatang. “Kalau targetnya pertengahan Oktober. Namun akan kami kebut agar bisa akhir September selesai, karena saat ini tinggal beberapa pekerjaan saja,” kata Yasmara. *dar

Komentar