nusabali

Golkar 'Mobilisasi' Ratusan Petani Milineal

Berbalut Pelatihan Okulasi Alpukat Ajak Menangkan Pemilu 2024

  • www.nusabali.com-golkar-mobilisasi-ratusan-petani-milineal

DENPASAR,NusaBali
Jelang tahun politik Pemilu 2024, Partai Golkar Bali curi start melakukan penggalangan politik di basis akar rumput.

Berbalut kegiatan pelatihan okulasi Pohon Alpukat, Golkar Bali memobilisasi ratusan petani milenial dari seluruh Bali. Dalam acara yang digelar di Wantilan DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, para petinggi Golkar Bali mengajak kalangan milenial melakukan yel-yel memenangkan Pemilu 2024 dan menangkan Capres Airlangga Hartarto (Ketua Umum DPP Partai Golkar).

Kehadiran petani milenial kemarin seperti sudah terstruktur. Mereka datang dari berbagai daerah kabupaten/kota. Acara yang akan dimulai pukul 10.00 wita, mereka sudah tiba di Wantilan Golkar Bali pukul 09.00 wita. Sebelum acara inti berupa teknik dan praktek okulasi Pohon Alpukat, para peserta dikumpulkan dan meneriakkan yel-yel ‘Golkar Menang’ dan ‘Airlangga Hartarto Presiden’.

Hadir Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi Sekretaris Wantimbang Golkar Bali Anak Agung Ngurah Rai Wiranata, Ketua Bappilu Golkar Bali Nyoman Kos Suarsana, Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Golkar Bali Dewa Made Suamba Negara. Para elit Golkar ini bertahan sampai acara pelatihan selesai digelar. Bocoran yang diperoleh NusaBali, Golkar Bali seriusi kegiatan melibatkan petani milenial sebagai strategi ‘menggarap’ para pemilih pemula.

Sugawa Korry di sela-sela pengumpulan petani milenial mengatakan Partai Golkar punya tanggungjawab moral untuk mencari solusi atas dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Bali. Sehingga Golkar berinisiatif melaksanakan pelatihan untuk para petani muda ini. “Sebagai partai politik ini program karya kekaryaan kita. Kegiatan ini kan berangkat dari dampak pandemi, kemudian kita kaji dengan webinar. Akhirnya kita putuskan eksekusi kegiatan ini untuk menciptakan keseimbangan baru perekonomian Bali. Kenapa sektor pertanian? Supaya tidak tergantung dengan sektor pariwisata saja,” tegas Wakil Ketua DPRD Bali ini.

“Kalau mau diartikan memobilisasi nggak juga, tergantung kita melihatnya. Dari sisi politik bisa saja dilihat ini politis. Tetapi lihat dong tujuannya. Tetapi membina kehidupan politik masyarakat menuju kesejahteraaan,”  ujar politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng ini.

Sugawa Korry menegaskan kalau legiatan okulasi Pohon Alpukat yang digelar Golkar Bali semuanya gratis. Ketika para petani milineal berhasil melakukan okulasi dan menciptakan bibit hal itu sudah menghasilkan duit. “Satu batang hasil okulasi itu harganya Rp 250.000 sampai Rp 350.000. Bibit berupa biji kita kasi gratis, pelatihannya kami berikan gratis, dan dibina berkelanjutan sampai bisa menjadi pohon. Kalau milineal mau fokus hanya menciptakan bibit saja, sudah menjadi penghasilan lumayan itu,” tegas Sugawa Korry. *nat

Komentar