nusabali

Hantam Jembatan, Truk Tercebur di Sungai Bilukpoh

  • www.nusabali.com-hantam-jembatan-truk-tercebur-di-sungai-bilukpoh

Truk tronton jatuh terbalik di kedalaman 8 meter. Ajaibnya, sopir hanya mengalami luka lecet. Bahkan sang kernet selamat tanpa mengalami luka.

NEGARA, NusaBali

Sebuah truk tronton Hino nopol DK 8112 WS terjun bebas dari atas Jembatan Bilukpoh di Jalan Utama Denpasar-Gilimanuk, Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin (30/5) dinihari.

Truk tronton bermuatan semen yang menyapu pembatas jembatan hingga berakhir terjungkal ke dasar Sungai Bilokpoh ini, terjadi karena sang sopir yang diduga mengemudi dalam keadaan ngantuk.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sang sopir Muktar Ahamd Dahlan, 44, dan penumpang Bahtian Primantata, 19, yang sama-sama warga Banjar Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, berhasil selamat dalam kecelakaan maut ini.

Dari informasi yang dihimpun NusaBali, kecelakaan tunggal truk tronton di Jembatan Bilukpoh ini, terjadi pada sekitar pukul 03.40 Wita. Kejadian bermula saat truk tronton ini bergerak dari arah barat ke timur atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat mendekati TKP,  tepatnya setelah melewati jalan tikungan landai ke kiri dengan kondisi gelap tanpa lampu penerangan jalan, cuaca cerah, dan arus lalu lintas sedang, truk tiba-tiba oleng ke kanan saat masuk jembatan.

Saat oleng tersebut, truk tronton yang juga membawa muatan sebanyak 36 ton semen ini, langsung menghantam payal atau pagar pembatas jembatan hingga jatuh ke sungai. Ketika jatuh dari jembatan setinggi sekitar 8 meter itu, posisi truk dalam keadaan terbalik. Meski sempat terguncang di dalam truk, sopir dan kernetnya berhasil selamat. Sang sopir sendiri diketahui hanya mengalami luka lecet di kepala. Sedangan sang kernet selamat tanpa mengalami luka.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra mengatakan, kecelakaan out of control (OC) truk tronton itu, diduga karena sang sopir yang mengemudi dalam keadaan ngantuk. Dari  pengamatan di TKP, kecelakaan itu juga diperparah nihilnya lampu penerapan jalan yang juga rawan memicu kecelakaan. "Pengakuan sopir ngantuk. Tetapi di sana kondisinya juga gelap. Itu juga sangat membahayakan," ucap AKP Aan.

Terkait payal jembatan yang rusak akibat disapu truk tronton itu, sambung Aan, sementara dipasangi police line untuk memberi tanda kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat lewat di jembatan setempat. Sedangan untuk bangkai truk yang terjun ke dasar sungai itu, sementara masih menunggu upaya evakuasi dengan mendatangkan crane. "Mobil derek tidak kuat. Jadi harus menggunakan crane yang didatangkan perusahaan truk bersangkutan,” jelas AKP Aan. *ode

Komentar