nusabali

Turunkan Stunting, TPPS Tabanan Dikukuhkan

  • www.nusabali.com-turunkan-stunting-tpps-tabanan-dikukuhkan

TABANAN, NusaBali
Semua komponen masyarakat diharapkan turut berperan dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tabanan.

Apalagi saat ini  program Percepatan Penurunan Stunting telah menjadi prioritas nasional.  Hal tersebut disampaikan Bupati Sanjaya  menyusul dikukuhkannya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Tabanan yang digelar secara hybrid di Tabanan Command Centre, Kantor Bupati Tabanan, Kamis (28/4).

Dengan pengukuhan Tim Percepatan Penanggulangan Stunting yang dipimpin Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, maka seluruh komponen masyarakat di Tabanan diharapkan turut  bekerja keras menekan pertumbuhan stunting, “Hasil kerja keras kita hari ini tentunya akan dinikmati oleh anak-anak kita di tahun 2045, yaitu anak generasi emas Tabanan, anak yang akan melanjutkan perjuangan kita hari ini"  ujar Bupati.

Karenanya Bupati Sanjaya  sangat mengapresiasi  pengukuhan TPPS. “ Ini menjadi langkah awal menuju tercapainya anak-anak Tabanan bebas stunting menuju generasi emas tahun 2045,” kata Bupati. Selain itu, ia juga menekankan agar pelaksanaan intervensi penurunan stunting harus terintegrasi.  Bupati Sanjaya meminta  seluruh anggota tim harus bergerak sesuai dengan program yang telah disusun dan giat adakan evaluasi secara berkala. “Pelaksanaannya akan bersifat lintas sektor dan bukan terpusat  di salah satu institusi saja. Maka diperlukan komitmen antar instansi, lembaga dan masyarakat dalam pelaksanaan aksi penurunan stunting terintegrasi kabupaten Tabanan,” pesan Bupati Sanjaya.

Dikatakan  masa pertumbuhan anak, sejak dalam kandungan ibu sampai dengan usia 2 tahun ialah waktu yang kritis dan perlu mendapatkan intervensi agar tercapainya optimalisasi pada tumbuh kembang anak. Berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia tahun 2021, presentase balita stunting di Kabupaten Tabanan sebesar 9,2 persen  dan lebih rendah dari target nasional yaitu 14 persen pada tahun 2024 mendatang. Walau demikian  Bupati Komang Sanjaya terus menekankan agar masyarakat tidak lengah dan tetap berusaha untuk menekan angka penurunan stunting menjadi lebih rendah lagi. *k17

Komentar