nusabali

Petugas Rutan Gianyar Bagi-bagi Takjil

  • www.nusabali.com-petugas-rutan-gianyar-bagi-bagi-takjil

GIANYAR, NusaBali
Petugas Rutan Kelas IIB Gianyar berbagi-bagi takjil secara gratis menjelang buka puasa, Senin (25/4).

Sejumlah pengendara yang melintas di depan gedung DPRD Gianyar, Jalan Ngurah Rai, Gianyar, disapa dan diberikan takjil. Kepala Rutan Gianyar M Bahrun mengatakan pembagian takjil gratis itu serangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58. Kegiatan ini dilakukan keluarga besar Rutan Gianyar dan Persatuan Istri Pemasyarakatan (PIPAS). ‘’Bentuk kegiatan ini Kumham Peduli berupa pembagian makanan ringan atau takjil buka puasa,” ujarnya.

Pembagian takjil untuk para pengguna jalan yang melintas sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di masa pandemi Covid-19. “Apalagi kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan bulan Romadhon, semoga menjadi ladang amal buat kita semua,” harapnya.

Bahrun berharap takjil bisa membantu sesama terutama pengguna jalan raya. Sementara itu, masih dalam rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan, Senin (25/4) pagi, dilakukan anjangsana kepada petugas Rutan Gianyar yang sudah paripurna. “Sekaligus juga bersilaturahmi setelah paripurna,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar dan Dinas Kesehatan Klungkung, menggelar sidak makanan dan minuman berbuka puasa atau takjil di Pasar Senggol Semarapura, dan Desa Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Senin (25/4).

Langkah ini sebagai upaya melindungi masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi syarat khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2022.

21 sampel makanan/minuman diambil untuk diuji. Hasilnya 21 sampel yang diuji menggunakan uji formalin, borax dan rodhamin, negatif.

Kepala BBPOM Denpasar I Made Bagus Gerametta mengatakan 21 sampel makanan yang ambil di Kampung Gelgel dan Pasar Senggol Klungkung tersebut, diuji di mobil laboratorium BBPOM keliling, parkir di depan Monumen Ida I Dewa Agung Jambe. "Hasilnya, seluruh sampel aman," kata Gerametta.

Disebutkan, Klungkung merupakan kabupaten ke-6 di Bali yang dikunjungi untuk pengujian takjil. Jika nanti ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, maka akan dilakukan pembinaan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, yang ikut memantau pengujian sampel makanan itu, berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan. "Kami harap uji sampel makanan ini teratur dan berkelanjutan," harapnya. *wan

Komentar