nusabali

Bali Canangkan Pelayanan Adminduk bagi Penyandang Disabilitas

  • www.nusabali.com-bali-canangkan-pelayanan-adminduk-bagi-penyandang-disabilitas

MANGUPURA, NusaBali
Pemerintah Provinsi Bali mencanangkan gerakan bersama pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi penyandang disabilitas.

Pencananganan ini dirangkaikan dengan kegiatan pelayanan administrasi kependudukan jemput bola atau jebol yang dilaksanakan di SLB Negeri 1 Badung, Jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Jumat (22/4).

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali Anom Agustina, menyambut baik pencanangan gerakan bersama pelayanan adminduk bagi penyandang disabilitas yang dirangkaikan dengan kegiatan pelayanan administrasi kependudukan jemput bola atau jebol. “Kegiatan ini saya nilai sangatlah strategis, karena pelayanan jebol memudahkan masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan, mempercepat upaya mencapai Satu Data Indonesia, terutama data penyandang disabilitas yang mutakhir,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Koster lebih lanjut mengatakan, penyandang disabilitas merupakan salah satu subjek rentan dalam pelayanan adminduk, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pedoman Pendataan Penerbitan Dokumen Kependudukan bagi Penduduk Rentan Administrasi Kependudukan. Jadi, perlu mendapatkan jaminan serta akses dokumen kependudukan melalui pendataan sebagai dasar penerbitan dokumen kependudukan.

Lebih lanjut Gubernur Koster menyampaikan pemerintah tetap berupaya secara optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam memberikan pelayanan public. Salah satunya dalam memberikan pelayanan publik di bidang adminduk, dengan mengembangkan berbagai terobosan yang berbasis teknologi informasi berupa pelayanan daring atau online.

“Pelayanan daring yang berbasis elektronik dalam penyelenggaraan adminduk ini merupakan upaya yang visioner dan inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah, murah, pasti dan cepat, serta terintegrasi dengan pelayanan publik lainnya,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur Koster berharap pelayanan jebol terus dilakukan dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendari Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh dan Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia yang secara bersama hadir di Bali dalam rangka kegiatan untuk melakukan pencanangan gerakan bersama pelayanan adminduk bagi penyandang disabilitas.

Sementara, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendari) Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, berharap pendataan para disabilitas ini menjadi prioritas. Untuk itu aksesnya harus dibuka baik oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah. Zudan Arif meminta agar Pemda dan Pemerintah Pusat selalu bergandengan tangan dalam melayani masyarakat.

Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia, mengatakan dalam melakukan pendataan hendaknya para staf melakukan pendekatan secara khusus terhadap warga penyandang disabilitas. “Karena bagaimanapun pendekatan terhadap penyandang disabilitas agak sedikit berbeda,” katanya.

Angkie berharap dengan program jemput bola ini pendataan warga penyandang disabilitas di seluruh Indonesia dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian para penyandang disabilitas mendapatkan seluruh hak-haknya seperti kesehatan, kartu miskin, dan yang lain. *cr78

Komentar