nusabali

Rp 4,5 Miliar untuk Sirkuit All In One

Kemenparekraf Gelontorkan DAK Rp 5,5 Miliar di Jembrana

  • www.nusabali.com-rp-45-miliar-untuk-sirkuit-all-in-one

Sirkuit All In One akan dibangun di atas lahan aset Pemkab Jembrana seluas 4 hektare di Pengambengan. Ditarget rampung di 2022 ini dan sudah bisa digunakan untuk gelar event.

NEGARA, NusaBali

Di 2022 ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) bidang pariwisata sekitar Rp 5,5 miliar ke Pemkab Jembrana. Dari total DAK sebesar Rp 5,5 miliar itu, sebesar Rp 4,5 miliar akan digunakan untuk mewujudkan Sirkuit All In One di pesisir Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

DAK bidang pariwisata kepada Pemkab Jembrana tersebut diserahkan oleh Menteri Parekraf (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba di pesisir Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Rabu (23/2). Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat Kemenparekraf, Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda Jembrana), dan sejumlah kepala OPD Pemkab Jembrana.

Sandiaga Uno mengatakan, total DAK fisik dan non fisik yang dikucurkan ke Jembrana tahun 2022 ini mencapai sekitar Rp 5,5 miliar. DAK yang dialokasikan dari APBN ke Jembrana ini, diperuntukan sebagai upaya amenitas peningkatan daya tarik wisata di Jembrana. DAK ini juga digunakan paling banyak 5 persen dari pagu alokasi per daerah untuk mendanai kegiatan penunjang yang berhubungan langsung dengan kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sandiaga Uno menjelaskan, ada bermacam kegiatan yang akan dilaksanakan untuk pembangunan Sirkuit All In One di Desa Pengambengan. Ada berupa toilet, tempat parkir, landscape, plaza kuliner, menara pandang, dan sirkuit berstandar nasional dengan memenuhi sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, dan environment sustainability).

“Dalam pengembangan ini, saya juga ingatkan agar fokus pada kwalitas dan keberlanjutan lingkungan,” ucap Sandiaga Uno

Di samping itu, Sandiaga Uno meminta agar pembangunan Sirkuit All In One ini berdampak untuk kesejahteraan masyarakat dan mampu menyerap tenaga kerja. Terlebih saat ini, masih banyak masyarakat di Jembrana yang terdampak pandemi Covid-19. “Sudah saatnya kita bangkit. Semoga Jembrana bangkit, dan kita semua bangkit,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Bupati Tamba menyampaikan, Sirkuit All In One yang akan dibangun di atas lahan aset Pemkab Jembrana seluas 4 hektare di Pengambengan ini, nantinya sebagai venue yang menyuguhkan berbagai macam kesenian khas Jembrana. Seperti makepung, balapan kuda, festival jegog, festival layang-layang, arisan dedara (burung dara), dan kesenian lainnya. Di samping itu, lokasi ini juga dimanfaatkan untuk aktivitas umat.

“Saya memiliki janji akan menggelar Tari Rejang Renteng massal dengan 10.000 peserta. Dan untuk kegiatan umat muslim seperti Maulidan pun akan bisa dilaksanakan di sini. Jadi betul-betul dalam satu tempat mengakomodir berbagai kegiatan,” ujar Bupati asal Desa Kaliakah, Kecamatan Negara ini.

Terkait pelaksanaan pembangunan, Bupati Tamba mengatakan akan segera melakukan proses tender. Nantinya setelah tender rampung, pembangunannya bisa segera berjalan. “Kita tancap gas. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa tender dan ketika sudah final tender, pengerjaan Sirkuit All In One bisa dikerjakan. Astungkara tahun 2022 ini rampung seluruhnya dan sudah mulai bisa kita gunakan untuk event-event di Kabupaten Jembrana. Dengan ini, tentu akan menyerap tenaga kerja, UMKM pun hidup. Kita yakin Jembrana ke depan akan lebih maju lagi,” kata Bupati Tamba.

Untuk diketahui, di sela-sela acara penyerahan DAK pariwisata itu, Bupati Tamba juga sempat mengajak Menparekraf Sandiaga Uno untuk menyusuri rencana lokasi pembangunan kawasan Sirkuit All In One Pengambengan. Pada kesempatan itu, Menparekraf juga diajak menyaksikan kesenian khas Jembrana, seperti jegog, makepung, dan layang-layang. *ode

Komentar