nusabali

Salut! Alumni Rumah Sakit Jiwa Bikin Grup Band dan Keluarkan Album

  • www.nusabali.com-salut-alumni-rumah-sakit-jiwa-bikin-grup-band-dan-keluarkan-album

DENPASAR, NusaBali.com - Stigma 'orang gila' mau dihapus oleh ODS Rumah Berdaya Denpasar. ODS atau Orang Dengan Skizofrenia atau sebelumnya dikenal ODGJ, menunjukkan eksistensinya dengan membuat band musik bahkan mereka berani meluncurkan album musik.

Band Musik mereka diberi nama Arusaji (Alumni Rumah Sakit Jiwa) sama seperti nama album pertama mereka. Band terdiri dari 3 orang yang semuanya pernah menjadi pasien RS Jiwa di Bangli. Mereka terdiri dari I Gede 'Dedika' Kartika Wiguna (rhytm guitar dan vocal), I Komang 'Loster' Sudiarta (bass dan backing vocal), dan I Nyoman Sudiasa (accoustic drum).

Peluncuran album dilakukan di Jeger House, Denpasar, pada Minggu (20/2/2022). Ada 7 lagu  yang mengusung genre punk rock dalam album Arusaji, salah satunya berbentuk video klip.

"Melalui musik kami, kami ingin mengikis stigma di masyarakat bahwa ODGJ atau ODS tidak bisa berbuat untuk masyarakat," ujar vokalis Arusaji, Dedika, 34, ditemui di Rumah Berdaya Denpasar, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Rabu (23/2/2022).

Bagi Dedika dan teman-temannya, bermusik adalah sarana ekspresi diri dan terapi Skizofrenia yang dideritanya. Sebagaimana tujuan Rumah Berdaya sebagai tempat psikoterapi berbasis seni, Dedika mengaku bakat bermusiknya bisa tersalurkan di Rumah Berdaya.

Dijelaskan, Arusaji berdiri sejak 2020, personelnya belajar musik secara otodidak. Karena itu ia mengakui jika kualitas bermusik mereka masih belum seberapa jika dibandingkan dengan band musik profesional lainnya.

Namun demikian, Dedika menjanjikan sebuah orisinalitas pada lagu-lagu yang mereka bawakan. Lagu-lagu dalam album mereka diciptakan oleh mereka sendiri yang ingin menyuarakan pikiran mereka mengenai isu kesehatan mental, kehidupan sehari-hari, hingga persoalan politik.

Adapun ketujuh lagu mereka, yaitu Rumah Berdaya, Jangan Pasung Aku, I'm Skizofrenia, Halusinasi, Gadis Jalanan, Anarchy War, dan Penjahat. 

Satu lagu sudah dibuatkan video klipnya, yaitu lagu Jangan Pasung Aku. Sudah termasuk dalam keping CD yang sudah diedarkan. Video klip tersebut rencananya juga akan dilaunching melalui aplikasi YouTube dalam waktu dekat. 

"Lagu itu ingin menggugah pemahaman masyarakat bahwa ODS sama sekali tidak layak untuk dipasung, melainkan mereka bisa disembuhkan," ujar Dedika yang sejak SMP sudah menggeluti dunia musik.

Genre punk rock, ujarnya, sangat cocok dengan kondisi para penyandang skizofrenia seperti dirinya, yang membutuhkan pelampiasan agar pikiran menjadi stabil. Berhasil menelurkan album menaikkan rasa percaya dirinya yang diperlukan ODS seperti dirinya. 

"Perjalanan bermusik saya paling sukses ya di Rumah Berdaya ini," terang Dedika bangga.

Sementara itu, pengelola Rumah Berdaya Denpasar sekaligus salah satu personel Arusaji, I Nyoman Sudiasa, mengatakan Rumah Berdaya merupakan tempat rehabilitasi psikososial bagi ODS dengan penekanan pada terapi kesenian. 

Selain bermusik kegiatan berbasis seni lainnya di Rumah Berdaya yaitu pembuatan dupa, tas, sablon baju dan karya seni serta kerajinan lainnya. Karena itu jika album Arusaji sukses di pasaran, ia menyebut itu akan menjadi ‘bonus’ dari kerja keras ODS Rumah Berdaya merehabilitasi dirinya melalui kesenian. 

"Album Arusaji rencananya akan diperkenalkan melalui tour keliling Bali. Kami akan mengunjungi komunitas-komunitas yang ada di Bali," kata Sudiasa.

Untuk diketahui, skizofrenia adalah gangguan kejiwaan kronis ketika pengidapnya mengalami halusinasi, delusi, kekacauan dalam berpikir, dan perubahan sikap. Umumnya, pengidap skizofrenia mengalami gejala psikosis, yaitu kesulitan membedakan antara kenyataan dengan pikiran pada diri sendiri.

Komentar