nusabali

Rawat Inap Puskesmas Abang I Belum Ada Izin

  • www.nusabali.com-rawat-inap-puskesmas-abang-i-belum-ada-izin

AMLAPURA, NusaBali
Bupati Karangasem I Gede Dana meresmikan Puskesmas Abang I di Banjar Tista Gede, Desa Tista, Kecamatan Abang,

Karangasem pada Purnama Kawulu, Soma Pon Matal, Senin (17/1). Sebelum peresmian diawali dengan upacara melaspas dipuput Ida Pedanda Gede Nyoman Karang Manuaba dari Geria Kecicang, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem. Puskesmas Abang I belum bisa melayani pasien rawat inap karena izin belum keluar dari Kementerian Kesehatan RI.

Bupati Gede Dana menegaskan sedang mengoptimalkan alat-alat kesehatan dan tenga medis untuk pelayanan rawat inap. Dengan adanya layanan rawat inap, pasien dari Desa Tista, Kecamatan Abang dan sekitarnya tidak lagi dirujuk ke RSUD Karangasem. “Layanan pasien rawat inap mesti dioptimalkan, jangan sampai masyarakat menolak dirawat di Puskesmas Abang I,” pinta Bupati dari Banjar Lebah, Desa Datah, Kecamatan Abang ini. Mantan Ketua DPRD Karangasem ini juga meminta Kadis Kesehatan mengawasi kinerja seluruh Puskesmas di Karangasem.

Kadis Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama menjelaskan, Puskesmas Abang I sebelumnya dibangun di Banjar Abang Kaler, Desa Abang. Namun bangunan kurang representatif sehingga dipindagkan ke Banjar Tista Gede, Desa Tista. Pembangunan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) Rp 4,84 miliar. Dikerjakan dari 12 Juli hingga 27 Desember 2021. Dioperasikan sejak Sabtu (1/1). Puskesmas Abang I belum bisa melayani rawat ianp karena sedang proses izin. “Sambil menunggu terbit izin rawat inap, kami mengupayakan tenaga operasional,” kata Gusti Pertama.

Wilayah kerja Puskesmas Abang I yakni Desa Ababi, Desa Abang, Desa Kesimpar, Desa Nawakerti, Desa Pidpid, Desa Tista, Desa Tiyingtali, dan Desa Tribuana. Puskesmas Abang I selain melayani pasien umum juga melayani ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) setiap Kamis tiap bulan. Puskemas Abang I didukung 3 dokter umum, 1 dokter spesialis kejiwaan, 23 bidan termasuk 8 bidan desa. Belum ada ambulans standar. Puskesmas Abang I dibangun untuk rawat inap dengan kapasitas 10 pasien dan 2 pasien bersalin. Pasien bersalin ada dua bed sekaligus berfungsi untuk ruang nifas.

Ada lima poliklinik yakni pol anak dan imunisasi, pol umum, pol lansia, pol gigi, dan pol KIA (kesehatan ibu dan anak). Pelayanan unit gawat darurat (UGD) selama 24 jam. Jalan keluar masuk Puskesmas Abang I agak krodit. Masih berupa jalan tanah sempit dan becek. Masuk Puskesmas Abang I melintasi tikungan. “Kami sedang mengupayakan membebaskan bangunan di sebelah Puskesmas Abang I,” jelas Gusti Pertama. Saat ini jalan keluar masuk jadi satu dengan SMAN Abang dan SMPN 6 Abang. *k16

Komentar