nusabali

Sport Tourism akan Dibangun di Pantai Jungutbatu

  • www.nusabali.com-sport-tourism-akan-dibangun-di-pantai-jungutbatu

SEMARAPURA, NusaBali
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, didampingi Perbekel Jungutbatu I Gede Suryawan, mengunjungi Pantai Jungutbatu, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (9/1). Bupati Suwirta berencana menata tanah negara di Pantai Jungutbatu sebagai sport tourism (wisata olahraga).

Bupati Suwirta mengatakan di Pantai Jungutbatu ini ada tanah negara yang luasnya sekitar 71 are. Tanah ini akan ditata sebagai tempat sport tourism, di antaranya voli pantai dan juga fasilitas lainnya untuk menambah daya tarik wisatawan. "Jadi langkah awal untuk menangani sebuah objek wisata yakni harus pastikan dulu asetnya," ujar Bupati Suwirta. L

Bupati menugaskan perbekel agar segera menyelesaikan tanah ini untuk disertifikatkan, kemudian dikoordinasikan dengan baik kepada masyarakat. Setelah tanah ini disertifikatkan akan dilanjutkan dengan membuat perencanaan, kemudian baru ditata. "Sehingga di Jungutbatu mempunyai destinasi," kata Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga meminta agar masyarakat setempat selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama di areal pinggir pantai ini dengan sebaik-baiknya. "Mudah-mudahan langkah awal yang kita lakukan ini nantinya bisa berjalan lancar sehingga Jungutbatu nantinya mempunyai destinasi wisata yang baru," imbuhnya.

Sementara itu, akibat dampak pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan ke wilayah ini, tampak sepi. "Di tempat ini (Jungutbatu) biasanya sangat ramai dikunjungi, seperti restorannya penuh maupun villa-villanya juga penuh. Tetapi sekarang benar-benar sangat sepi," ungkap Bupati Suwirta.

Tentu dalam situasi seperti ini Pemkab dan masyarakat tidak boleh diam terutama. "Mari kita bersama-sama mengevaluasi langkah apa yang harus dilakukan ke depan, sehingga masyarakat kita di sini tetap merasa bahagia," ujar Bupati Suwirta.

Bupati juga melihat sekarang masyarakat sudah banyak yang menanam rumput laut, itu artinya bahwa alternatif untuk mata pencaharian sudah ada. "Hal ini tentu harus dipertahankan ke depan oleh masyarakat untuk tetap membudidayakan rumput laut," kata Bupati Suwirta. *wan

Komentar