nusabali

Pemkot Lelang 24 Kendaraan dengan Kondisi Rusak Berat

  • www.nusabali.com-pemkot-lelang-24-kendaraan-dengan-kondisi-rusak-berat

DENPASAR, NusaBali
Pemkot Denpasar melelang 24 kendaraan operasional di 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Seluruh kendaraan tersebut dilelang karena mengalami rusak berat. Sampai saat ini kendaraan tersebut sudah dilakukan penghapusan aset di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar.

Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Kota Denpasar, Komang Audi Berawijaya, Selasa (30/11) mengungkapkan Pemkot Denpasar akan melelang barang-barang khususnya kendaraan yang memang sudah tidak bisa difungsikan lagi. Bahkan, tahun 2021 ini, tercatat ada 24 kendaraan dari 8 OPD yang sudah masuk kategori rusak berat.

Sampai saat ini 24 kendaraan tersebut diajukan oleh masing-masing OPD untuk dilakukan penghapusan dari aset daerah. "Kalau kendaraan ada 24 unit yang harus dilelang karena kondisi rusak berat. Itu kami lakukan karena pengajuan dari 8 OPD dan masuk dalam tahap lelang," ungkapnya.

Kedelapan OPD yang mengajukan untuk penghapusan aset kendaraan, yakni Inspektorat Kota Denpasar mengajukan 1 unit Station Wagon untuk dihapuskan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar     sebanyak 11 unit, yakni kendaraaan bermotor beroda tiga 1 unit, Wheel Loader+Attachmnet 1 unit, Dump Truck 6 unit, Truck + Attachhment 2 unit dan Pick Up 1 unit.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Denpasar yang dihapuskan 1 unit Sepeda Motor. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar 1 unit Station Wagon. Dinas Kesehatan 2 unit mobil ambulance 2 unit Station Wagon 4 unit sepeda motor. Dinas Kebudayaan Kota Denpasar 1 unit sepeda motor. Dinas Perhubungan Kota Denpasar 2 unit sepeda motor, dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Denpasar 1 unit Station Wagon.

Proses lelang kata dia baru tahap proses dari penilaian dan pelelangan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). "Untuk saat ini sudah permohonan lelang. Tinggal menunggu jadwal dari KPKNL," pungkas Audi Berawijaya. *mis

Komentar