nusabali

Desa Kedis Geluti Budidaya Ikan Air Tawar

  • www.nusabali.com-desa-kedis-geluti-budidaya-ikan-air-tawar

SINGARAJA, NusaBali
Masyarakat Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Buleleng kini membidik potensi ekonomi baru di desa setempat.

Antara lain, budidaya ikan air tawar. Budidaya ini mulai digeluti Pemerintah Desa Kedis selama setahun belakangan. Tujuannya, agar ekonomi desa semakin menggeliat. Sebenarnya, bidang pertanian dan perkebunan menjadi sumber utama perekonomian desa ini.

Letak geografis Desa Kedis di wilayah pegunungan membuat desa ini memiliki sumber air yang berlimpah. Potensi ini dimanfaatkan untuk budidaya perikanan air tawar, baik ikan konsumsi maupun ikan hias. Pemerintah Desa membangun unit usaha dengan membangun kolam budidaya ikan dengan total 9 kolam yang berisi ratusan ekor ikan.

Jenis ikan yang dibudidaya di Desa Kedis pun bervariasi mulai dari koi, nila, lele. Budidaya ikan air tawar ini dikelola oleh dua kelompok pembudidaya di desa setempat. Yakni Kelompok Sari Bedugul yang membudidayakan ikan konsumsi seperti lele dan nila, sedangkan kelompok Mina Pinjinan berfokus pada budidaya ikan hias jenis koi.

Perbekel Desa Kedis Nengah Suparna mengungkapkan sumber pendanaan budidaya ikan tawar di desa berasal dari bantuan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. "Desa Kedis memang memiliki potensi air yang melimpah, jadi kamo manfaatkan untuk budidaya ikan tawar," jelasnya, Jumat (3/9).

Suparna menambahkan, budidaya yang ikan hias koi yang dilakukan Kelompok Mina Pinjinan saat ini sedang menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Selain karena kondisi air yang mendukung proses pembudidayaan, dari segi hasil juga sangat menjanjikan mengingat ikan ini merupakan salah satu ikan hias yang memiliki dilai jual yang tinggi.

Sedangkan hasil budidaya ikan konsumsi berupa nila dan lele sudah dipasarkan di seputaran Buleleng hingga luar daerah hingga ke Kota Denpasar. "Ini bagus terutama pada masa pandemi sangat membantu masyarakat. Peminatnya banyak sekali termasuk kami juga punya beberapa pelanggan tetap dari Denpasar," beber Suparna.

Ke depan, pihaknya tengah merancang program pemberdaayaan Karang Taruna untuk ikut terjun dalam budidaya perikanan. Serta merancang program pemanfaatan saluran irigasi sawah yang dikelola kelompok subak untuk diisi dengan ikan hias. Karena selain melestarikan alam juga upaya menjaga kebersihan lingkungan. *mz

Komentar