nusabali

210 Penumpang yang Tiba Pertama di Padangbai Lolos Pemeriksaan KTP

  • www.nusabali.com-210-penumpang-yang-tiba-pertama-di-padangbai-lolos-pemeriksaan-ktp

KMP Rhama Girinusa menjadi kapal pertama yang tiba di Dermaga I Pelabuhan Padangbai, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem pasca ngembak gni Nyepi Tahun Baru Saka 1939, Rabu (29/3) pagi pukul 07.45 Wita. 

Pecalang Bantu Periksa KTP di Pelabuhan Gilimanuk 

AMLAPURA, NusaBali
Seluruh 210 penumpang KMP Rhama Girinusa yang berlayar dari Pelabuhan Lembar, NTB ini lolos tanpa pemeriksaan KTP di Pelabuhan Padangbai, karena belum ada petugas di lokasi.

Dari 210 penumpang KMP Rhama Girinusa yang turun di Pelabuhan Padangbai, Rabu pagi, sebanyak 118 orang di antaranya merupakan pejalan kaki, sementara 92 lainnya membawa kendaraan bermotor. Informasi yang dihimpun NusaBali, para penumpang yang datang pertama di Pelabuhan Padangbai pasca ngembak gni Nyepi Tahun Baru Saka 1939 ini langsung pergi ke daerah tujuan masing-masing, tanpa lebih dulu menjalani pemeriksaan KTP.

Biasanya, penumpang pejalan kaki yang baru turun dari kapal, diarahkan petugas melintasi jalur pejalan kaki agar memudahkan melakukan pemeriksaan KTP dan barang bawaannya. Namun, kemarin pagi tidak ada pengaturan seperti itu. Para penumpang pejalan kaki, sebagian melintasi jalur kendaraan dan sebagian lagi melintasi jalur pejalan kaki.

Selain mengangkut 210 penumpang plus puluhan unit kendaraan bermotor, KMP Rhama Girinusa yang dinakhodai Wawan Setiawan juga berisi 22 anak buah kapal (ABK). Seusai melakukan bongkar muat di Dermaga I Pelabuhan Padangbai kemarin pagi, KMP Rhama Girinusa langsung menaikkan penumpang, 52 kendaraan roda dua, 1 Truk, dan 2 mobil. Sebelumnya, saat tiba di Dermaga I Pelabuhan Padangbai, KMP Rhama Girinusa menurunkan 5 kendaraan roda dua, 5 Truk ukuran sedang, 1 Truk Tronton, 3 Truk Besar, dan 7 mobil.

Koordinator Lapangan Pelabuhan Padangbai, I Wayan Kantor, mengakui penumpang yang turun dari KMP Rhama Girinusa kemarin pagi lolos tanpa pemeriksaan KTP, karena petugas belum tiba di lokasi. “Petugasnya belum datang, makanya penumpang yang turun tanpa menjalani pemeriksaan KTP,” jelas Wayan Kantor didampingi wakilnya, I Komang Gede Hartawan.

Sayangnya, Koordinator Pemeriksaan KTP Pelabuhan Padangbai, I Wayan Sumidia, belum bisa dimintai konfirmasinya. Saat dihubungi NusaBali per telepon kemarin, terdengar nada sambung namun ponselnya tidak diangkat.

Dihubungi terisah, Supervisi PT ASDP Indonesia Ferry Padangbai, Rudi Susanto, mengatakan KMP Rhama Girinusa merupakankapal pertama yang datang dari Pelabuhan Lembar, Rabu pagi pukul 07.45 Wita. Sedangkan kapal kedua tiba di Pelabuhan Padangbai sekitar pukul 09.00 Wita.

Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana dibuka kembali, Rabu pagi pukul 06.00 Wita, setelah sempat ditutup lebih dari 24 jam terkait Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939, Selasa (28/3). Sampai Rabu pagi pukul 09.00 Wita atau 3 jam pasca dibuka kembali, tercatat ada 4.113 penumpang yang tiba di Pelabuhan Gilimanuk (pimntu masuk Bali dari arah barat). Selain penumpang, juga datang 676 kendaraan roda dua dan 521 kendaraan roda empat yang diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) ke Pelabuhan Gilimanuk.

Datang di lapangan, kapal pertama yang sandar di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk datang Rabu pagi pukul 06.17 Wita, yakni KMP Munic VII. Disusul kemudian kedatangan sejumlah kapal lainnya. “Kalau dari pendataan kami sementara sampai pukul 09.00 Wita, sudah ada 4.113 penumpang diseberangkan ke Gilimanuk,” ungkap Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Sugeng Purwono, saat dikonfirmasi NusaBali.

Sugeng Purwono menyebutkan, 3 jam pasca penyeberangan dibuka, tercatat 25 unit kapal telah melayani penyeberangan dari Palabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang yang menyeberang dalam kurun waktu sama, sebanyak 283 penumpang dengan 99 unit kendaraan roda dua dan 19 kendaraan roda empat.

Saat kedatangan awal arus penumpang yang datang di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu pagi, sejumlah pecalang dan Linmas dari Desa Pakraman Gilimanuk sempat dikerahkan untuk bantu melakukan pemeriksaan KTP. Bantuan pemeriksaan itu dilakukan pecalang sembari menunggu kedatangan petugas dari Dinas Dukcapil Jembrana dan Sat Pol PP Jembana, yang baru tiba pukul 07.00 Wita. 

Sedangkan untuk pemeriksaan kendaraan maupun barang masuk Bali di Pos II Pelabuhan Gilimanuk maupun pintu keluar Bali di Pos I Pelabuan Gilimanuk kemarin pagi, tetap dilakukan petugas kepolisian yang memang telah dipersiapkan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk. Untuk memaksimalkan pemeriksaan kendaraan dan barang di pintu masuk Bali itu, juga diterjunkan back up 30 personel dari Polres Jembrana, sejak pagi pukul 06.10 Wita.

Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo, juga sempat secara langsung turun mengecek kesiapan anggotanya yang ditugaskan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk, Rabu pagi. Menurut Kapolres Djoni, back up 30 personel dari Polres Jembrana ini tidak terlepas dari pengalaman tahun lalu. Ketika itu, arus penumpang membludak begitu penyeberangan dibuka saat ngembak gni Nyepi Tahun Baru Saka 1938.

“Peningkatkan arus penumpang memang cukup signifikan. Kami pastikan pemeriksaan tetap berjalan maksimal, baik penumpang yang masuk maupun keluar Bali lewat Pelabuhan Gilimanyk. Makanya, kami terjunkan tambahan anggota untuk membantu Polsek Kawasan Laut Gilimanuk,” ujarnya.

Komentar