nusabali

Krama Bungaya Bikin Persembahan 7 Dangsil 18 Meter, Gubernur Terharu

  • www.nusabali.com-krama-bungaya-bikin-persembahan-7-dangsil-18-meter-gubernur-terharu

Puncak Karya Usaba Dangsil di Desa Pakraman Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem telah dilaksanakan pada Soma Umanis Sungsang, Senin (29/8).

AMLAPURA, NusaBali

Prosesi yang berlangsung sehari penuh sejak pagi hingga malam tersebut ditandai peng-arakan 7 dangsil (sarana upacara yang dibuat bertingkat tingkat) ukuran besar dengan tinggi kisaran 10-18 meter.

Sebetulnya, ada 47 dangsil yang dipersembahkan, dengan tujuan untuk memohon kemakmuran. Namun, hanya 7 dangsil di antaranya berukuran tinggi besar. Ketujuh dangsil yang tingginya ada mencapai 18 meter tersebut diarak ribuan krama dari depan Pasar Desa Bungaya menuju Pura Penataran. Tujuh dangsil tinggi-besar itu diarak secara berurutan, masing-masing Dangsil Nungnungan, Dangsil Desa (yang khusus dinaiki panglingsir Puri Karangasem AA Mudita), Dangsil Dalem (khusus dinaiki Ida Dalem Semarapura), Dangsil Sanekauh, Dangsil Puseh, Dangsil Penguhung, dan Dangsil Susuan.

Pengarakan dilakukan ribuan krama dengan dibantu kekuatan bathin dari De Kubayan Wayan, pemimpin spiritual tertinggi di Desa Pakraman Bngaya. Tujuh dangsil tinggi besar itu diarak dari Pura Bale Agung untuk kemudian distanakan di Pura Penataran. Usai pengarakan dangsil, diakhiri muspa bersama yang diantarkan empat pamangku desa. Prosesi itu berlangsung dari pagi hingga malam mulai dari Pura Bale Agung menuju Pura Penataran.

Puncak prosesi Ngusaba Dangsil kemarin dimulai sejak pagi pukul 06.00 Wita, di mana 579 daha teruna (muda mudi) ngaturang ambu (daun aren muda) untuk digunakan menghias palinggih sajebag Desa Pakraman Bungaya. Disusul mempersembahkan upakara titi mahmah di Pura Bale Agung. Titi mahmah itulah yang dilewati Ida Batara Kabeh untuk melakukan upacara masucian ke Pura Penataran sejauh 400 meter ke arah barat.


SELANJUTNYA . . .

Komentar