nusabali

Dokar untuk Wisatawan Masih Sepi Peminat

  • www.nusabali.com-dokar-untuk-wisatawan-masih-sepi-peminat

Program dokar hias yang digagas Dinas Pariwisata Kota Denpasar untuk moda trasportasi wisatawan guna menjajaki Denpasar Heritage City Tour nampaknya belum berjalan maksimal.

DENPASAR, NusaBali

Dokar hias yang sudah beroperasi sejak Jumat (13/10) lalu ternyata tidak seramai yang dibayangkan. Hingga Minggu (12/11), dokar hias masih sepi peminat. Berdasarkan pantauan, beberapa hari belakangan, tampak kusir dokar hias hanya duduk sembari bercengkrama dengan sesama kusir di Gedung Tourism Information Center (TIC) Jalan Surapati Denpasar. Gedung yang merupakan titik kumpul dokar hias tersebut cenderung sepi.

Salah seoarang kusir dokar hias, I Made Puja mengakui bahwa peminat dokar hias ini masih minim. "Iya ada yang naik, tapi sekali dua kali saja, dan kebanyakan orang lokal," ungkapnya. Puja mengatakan, seluruh kusir dokar hias ini sedianya stand by setiap hari Kamis hingga Jumat pada pukul 09.00 sampai 15.00 wita.

Kadis Pariwisata Kota Denpasar, AM Dezire Muliyani ketika dikonfirmasi secara terpisah tidak menampik belum maksimalnya pengoperasian dokar hias di Kota Denpasar tersebut. Dikatakan, dokar hias yang digadang dapat memaksimalkan Denpasar Heritage City Tour ini masih tahap perkenalan.

Lebih lanjut dikatakan Dezire, pihaknya tetap melakukan berbagai upaya dan inovasi guna memaksimalkan dokar hias tersebut. Seperti melakukan promosi dengan menyebarkan brosur ke sejumlah hotel dan agent trevel.  Bahkan pihaknya telah menggandeng HPI, ASITA dan PHRI untuk memaksimalkan promosi. Selain itu, TIC slalu mempromosikan dokar hias gratis kepada wisatawan yang berkunjung. "Beberapa waktu yang lalu telah rapat kembali dengan HPI, ASITA, PHRI serta hotel terdekat untuk mempromosikan kembali dokar hias tersebut, mereka akan tetap membantu mempromosikan dokar hias kepada wisatawan," tuturnya.

Kedepanya, Dezire mangatakan bahwa Dispar akan menjajaki kordinasi dengan Bagian Humas dan Dinas Kominfo. Hal ini berkaitan dengan pola promosi berbasis media sosial (medsos), karena saat ini media sosial dapat menjadi sarana promosi yang potensial lantaran sebagian besar masyarakat saat ini adalah pengguna medsos.

Seperti diketahui rute dokar hias ini mengikuti Jalur Heritage City Tour di antara lain Pura Agung Jagatnatha, Museum Bali, Pasar Seni Kumbasari, kawasan Gajah Mada, Jero Kuta, dan Hotel Inna Bali. Angkutan dokar yang disediakan Pemkot secara gratis ini dapat dinikmati wisatawan hingga Oktober sampai Desember 2017. *m

Komentar