nusabali

Rayakan Usia Emas, FP Unud Gelar Reuni Akbar

  • www.nusabali.com-rayakan-usia-emas-fp-unud-gelar-reuni-akbar

Untuk pertama kalinya, Ikatan Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) Komisariat Fakultas Pertanian bakal mengadakan reuni akbar alumni lintas angkatan, Minggu (27/8) besok di Hongkong Garden Restaurant, Denpasar.

Akan Dihadiri 500-an Alumni dari 29 Angkatan


DENPASAR, NusaBali
Reuni ini serangkaian Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) yang telah memasuki usia emas (50 tahun) pada tahun 2017 ini.

Ketua Panitia Reuni Akbar Alumni Fakultas Pertanian Unud, Ir I Ketut Astawa mengatakan, acara yang rencananya dihadiri sekitar 500 orang alumni dari 29 angkatan ini, bertujuan untuk merekatkan kembali tali kebersamaan setelah puluhan tahun tidak berjumpa. Dari 500 alumni itu, kemungkinan masih akan bertambah, sebab selain alumni yang ada di Bali, alumni Fakultas Pertanian yang meniti karir di luar Bali, juga mendaftar untuk hadir, seperti dari Jakarta, Kalimantan, Lampung, Kupang, Lombok, dan masih banyak lagi. “Tema yang kita ambil adalah merangkai kisah kembali kemudian menjalin persaudaraan, setelah puluhan tahun tidak bertemu,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Argokompleks Unud, Kampus Sudirman, Jumat (25/8).

Acara didesain tidak terlalu formal. Kegiatan akan lebih banyak difokuskan pada lepas kangen, baik per angkatan maupun per dekade. Para angkatan nantinya akan ditantang kreativitas dan spontanitas menampilkan kebolehannya dalam ajang tersebut. “Reuni ini kita awali dengan pemanasan dulu, dengan senam temu family. Lalu akan ada sedikit seremonial dan hiburan. Nah, acara yang dominan nanti adalah kreativitas dan spontanitas dari masing-masing angkatan. Ini yang mungkin banyak menyita waktu karena kita kelompokkan per satu dekade. Diantaranya kelompok angkatan 1970-an, 1980-an, 1990-an, 2000-an,” jelas alumni jurusan Agronomi Fakultas Pertanian tahun 1986 ini.

Lanjutnya, secara bergantian kelompok satu dekade ini akan banyak melakukan spontanitas. Dalam ajang itu, para angkatan bebas menunjukkan diri, baik menyampaikan ide-ide, menghibur, menari, atau yang lainnya. “Karena ini acara lepas kangen, jadi akan lebih banyak waktu mereka untuk bertemu kawan lama, sehingga merajut kembali kisah yang dulu dan dijalin lebih kuat di masa sekarang,” imbuhnya.  

Pria yang pernah menjadi Ketua Senat Fakultas Pertanian Unun 1988-1990 ini berharap, ini menjadi tonggak sejarah, dimana dalam ulang tahun emas tersebut, mulai terbangun ikatan dari alumni lebih solid. Apalagi, per angkatan kini telah memiliki grup WhatsApp yang memudahkan komunikasi setiap harinya. Bahkan, sebelum reuni akbar, beberapa angkatan juga sempat membuat reuni kecil-kecilan. “Komunikasi per angkatan semakin bagus. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak sejarah, bahwa ke depan alumni bisa berbuat sesuatu atau mengabdi kepada alamamter. Harapannya bisa dilakukan secara rutin,” katanya.

Sementara itu, dalam reuni akbar ini para alumni Fakultas Pertanian juga ingin ‘Kerja Bersama’ berbakti pada almamater. Menurut Sekretaris Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) Komisariat Fakultas Pertanian, Dr Ir Gede Wijana MS, pada reuni tersebut, akan diserahkan secara simbolis seperangkat sound system dan satu unit gedung untuk gudang peralatan sebagai fasilitas untuk kebun percobaan milik Fakultas Pertanian di Jalan Pulau Moyo, Denpasar. “Jadi dalam reuni ini kita juga adakan spontanitas teman-teman untuk mengumpulkan donasi untuk mewujudkan pembangunan gudang tersebut,” katanya.

Wijana berharap, alumni bisa ikut berperan dalam membangun Fakultas Pertanian Unud menjadi lebih baik. “Mudah-mudahan ke depannya ada hal-hal yang bisa kita sumbangkan secara rutin pada alamater, bisa dengan menyumbang saran, ide, atau yang lainnya untuk kemajuan Fakultas Pertanian Unud ke depan,” tandasnya.*in

Komentar