nusabali

Halal Bihalal, PKS Bidik Target Tinggi di Bali

  • www.nusabali.com-halal-bihalal-pks-bidik-target-tinggi-di-bali

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bali mencanangkan peningkatan kursi legislatif pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

DENPASAR, NusaBali
Jika pada Pileg 2014 hanya menyabet total lima kursi di tingkat kota/kabupaten, maka pada Pileg 2019 membidik lonjakan kursi. “Target 1-1-11 semoga tercapai di 2019,” kata Ketua DPW PKS Bali, H Mudjiono di tengah halal bihalal yang juga dihadiri mantan Presiden PKS Anis Matta di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Minggu (23/7) malam. 

Mudjiono menyebutkan bahwa sesuai Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar beberapa waktu lalu, sudah disepakati bahwa PKS harus membuat lompatan besar pada Pemilu 2019. “Umat Islam ada 13 persen dari penduduk Bali. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak di semua kabupaten/kota, kami punya kendaraan legislatif melalui PKS,” kata Mudjiono.

Saat ini, PKS baru memiliki anggota legislatif dari Denpasar dan Jembrana. Untuk itu, lanjut Mudjiono, harapannya adalah semua daerah (kabupaten) yang belum pecah telur akan termotivasi. “Semoga juga bisa meloloskan wakil di tingkat provinsi, dan DPR RI,” harap Mudjiono.

Sementara itu Anis Matta dalam sambutan di depan 1.200 keluarga dan simpatisan PKS lebih menyorot soal hikmah halal bihalal. Namun seusai acara yang juga dihadiri kader dari NTB, NTT hingga Pulau Sakepan, Jawa Timur tersebut Anis juga menyorot soal Perpu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. “Harusnya pemerintah membuka jalan dialog, apa yang menjadi perbedaan. Dan perbedaan-perbedaan itulah yang bisa dibicarakan bersama-sama,” sorot Anis. *mao

Komentar