nusabali

Perenang Bali Raih Dua Emas

  • www.nusabali.com-perenang-bali-raih-dua-emas

Hari terakhir perlombaan cabang olahraga renang, perenang Bali mempersembahkan dua medali emas pada ASEAN School Games (ASG) di Singapura.

Indonesia Juara Umum Renang ASG


JAKARTA, NusaBali
Kedua perenang itu tampil di nomor beregu. Dewi Novita Lestari di nomor 4x100 meter gaya ganti putri, dan Pande Made Iron Digjaya di nomor 4x100 meter gaya ganti putra.

"Malam ini, perenang Bali yang dapat emas Dewi Novita Lestari dan Made Iron Digjaya. Sedangkan Putu Wirawan gagal meraih medali," ujar pelatih renang Bali I Wayan Wiarta usai pertandingan, Rabu malam (19/7).

Di estafet gaya ganti putri, perenang Bali Dewi Novita Lestari menjadi perenang pertama. Setelah itu, Felicia Angelica, Adinda Larasati Dewi Kirana dan Laila Siti Aminah. Mereka memiliki catatan waktu 4:22.51 menit. Medali perak diraih Singapura dengan 4:24.78 menit, dan perunggu Filipina dengan 4:26.24 menit.

Sedangkan tim estafet putra Indonesia menorehkan waktu 3:52.86 menit. Anggota tim , diantaranya Daniel Setyawan, Pande Made Iron Digjaya dan Alexander Damanik. Medali perak Thailand dengan 3:54.34. Perunggu Malaysia dengan 3:55.24.

Dari cabang renang total Indonesia meraih 20 emas, 9 perak dan 9 perunggu. Perolehan medali tersebut membawa Indonesia menjadi juara umum. Atas prestasi itu, sebagai pelatih Wiarta sangat bersyukur.

"Sangat puas dengan hasil ini, karena kami mendapat banyak medali dan menjadi juara umum di cabor renang," kata Wiarta.

Di hari terakhir kemarin, tim renang Indonesia menambah empat medali emas, usai sebelumnya mengantongi 16 medali emas. Selain dari nomor estafet 4 x 100 meter gaya ganti putra dan putri, dua emas Indonesia

dari 50 meter gaya punggung putri atas nama Sofie Kemala (30,59 detik). Adinda Larasati di 200 meter gaya kupu-kupu putri (2 menit 19,02 detik).

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Wisnu Wardhana, mengapresiasi prestasi perenang-perenang muda Indonesia. Wisnu berharap mereka bisa terus terbina sampai Olimpiade 2020. Wisnu menyebut pelapis kedua ini ke depan akan dipersiapkan menuju SEA Games 2019 Filipina dan Olimpiade 2020 di Tokyo Jepang.  *k22

Komentar