nusabali

Tabrakan Adu Jangkrik, Seorang Pemotor Tewas

  • www.nusabali.com-tabrakan-adu-jangkrik-seorang-pemotor-tewas

Seorang pemotor tewas mengenaskan dalam tabrakan adu jangkrik dua sepeda motor di Jalan Raya Samplangan, tepatnya di depan Yayasan Penolong Pendidikan Anak Yatim dan Miskin (Yappenatim), Kelurahan Samplangan, Gianyar, Kamis (18/5) pukul 09.15 Wita.

GIANYAR, NusaBali

Pemotor yang bernama Samin ini dinyatakan meninggal saat dalam perawatan di RS Sanjiwani Gianyar Informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal saat sepeda motor Honda Supra bernopol DK 3799 FO yang dikendarai Samin datang dari arah barat. Setibanya di depan Yappenatim, Samin bermaksud untuk belok ke kanan. Namun dalam waktu yang bersamaan, melaju dengan kecepatan tinggi sepeda motor bernopol DK 2047 BO yang dikendarai AA Putu Prastama Adi dari arah berlawanan (timur), sehingga tabrakan tak bisa dihindari. Samin yang berasal dari Jalan Imam Bonjol, Semarapura, Klungkung ini pun jatuh ke aspal.

Dalam kejadian itu, luka parah dialami oleh Samin. Pria asal Jember, Jawa Timur ini mengalami sejumlah luka serius, seperti patah pada bagian lutut kaki kiri, hidung dan telinga kiri mengeluarkan darah. Di bagian kepala sebelah kanan juga mengalami benjol. Berbeda dengan lawannya, Anak Agung Prastama Adi, pemotor asal Banjar Dadia Puri, Desa Bunutin, Bangli ini hanya mengalami luka yang tidak begitu serius, hanya alami luka bengkak di bagian pipi, kulit mata kanan lecet. Korban Agung Prastama pun telah menjalani perawatan di RS Sanjiwani Gianyar.

Kejadian tersebut langsung ditangani oleh Satuan Lantas Polres Gianyar. Polisi menerjunkan unit zebra ke lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat Kejarian Perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, disebutkan jika pengendara Honda Supra, Samin, kurang hati-hati. Samin dinyatakan tidak memberikan prioritas kepada pengendara di jalur di depannya.

Akibat tidak memberikan prioritas itulah, menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Samin meninggal dunia. Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Gede Eka Putra Astawa, membenarkan kejadian tersebut. “Pengendara bernama Samin ini tidak memberikan prioritas ke pengendara lain, sehingga terjadi adu jangkrik,” ujarnya. Kini, kasus masih didalami pihak kepolisian," jelasnya. *nvi

loading...

Komentar